Penyebab Infeksi Klamidia Pada Wanita

Ilustrasi Penyebab Infeksi Klamidia Pada Wanita
Ilustrasi Penyebab Infeksi Klamidia Pada Wanita (Sumber: GenitalCare)

GenitalCare - Infeksi klamidia pada wanita adalah kondisi yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis dan dapat terjadi di saluran reproduksi.

Klamidia merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang umum dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius jika tidak diobati.

Wanita yang terinfeksi klamidia mungkin tidak mengalami gejala pada awalnya, sehingga kondisi ini dapat berlanjut tanpa disadari.

Namun, apa yang menyebabkan seorang wanita terinfeksi klamidia? Selengkapnya di artikel berikut ini.

5 Faktor yang Menyebabkan Infeksi Klamidia Pada Wanita

Beberapa faktor-faktor umum yang dapat meningkatkan risiko wanita terkena infeksi klamidia.

1. Aktivitas Seksual Tanpa Pengaman

Dalam aktivitas seksual tanpa menggunakan kondom, hal ini dapat meningkatkan risiko penularan klamidia dan infeksi menular seksual lainnya.

2. Usia Muda

Wanita muda, terutama di bawah usia 25 tahun, memiliki risiko yang lebih tinggi karena mereka mungkin lebih aktif secara seksual dan kurang cenderung melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur.

3. Berganti-ganti Pasangan Seksual

Seringkali berganti pasangan seksual atau memiliki banyak pasangan seksual dapat meningkatkan risiko paparan klamidia.

4. Riwayat Infeksi Menular Seksual Sebelumnya

Wanita yang pernah mengalami infeksi menular seksual (IMS) sebelumnya memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi klamidia.

5. Sistem Kekebalan Tubuh yang Lemah

Sistem kekebalan tubuh yang lemah atau kondisi kesehatan yang mempengaruhi daya tahan tubuh dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi.

Baca Juga: Pengertian dan Cara Penularan Penyakit Klamidia

Penting untuk menyadari faktor-faktor ini dan mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti penggunaan kondom dan pemeriksaan kesehatan secara rutin, untuk mengurangi risiko infeksi klamidia pada wanita.

Pencegahan dan deteksi dini melalui pengujian dan konsultasi medis dapat membantu mengelola dan mengobati infeksi dengan efektif.

Komentar